First Love (A Little Thing Called Love)

Film yang berasal dari Thailand ini berjudul First Love (A Little Thing Called Love) judu lainnya “Crazy Little Thing Called Love”. Film cinta remaja yang dibaluti dengan komedi. Walau dibuat tahun 2010 (tapi aku baru nonton=telat nonton) tapi film ini tetap apik cocok bagi remaja muda dan remaja kadaluarsa.

Bercerita tentang seorang gadis remaja yang jatuh cinta pada kakak kelasnya yang emang ganteng abis. Merupakan cerita yang menceritakan

perjuangan sang gadis (Nam, diperankan sama Baifern Pimchanok Luevisadpaibul) yang mempertahankan cintanya terhadap Shoen (diperankan sama Mario Maurer) yang punya banyak fans di sekolah mereka.

Nam seorang gadis biasa dengan geng kecilnya yang cupu karena memiliki tampang yang pas-pasan dan tidak populer. Dia bisa dikategorikan sebagai siswa yang biasa-biasa aja, bahkan tergolong cupu, ga gaul, dikenal dengan dark girl karena kulitnya yang hitam dan tidak seperti gadis2 Thailand kebanyakan yang memiliki kulit putih. Dari sisi akademik pun dia termasuk kurang, tapi dia jago banget di bidang bahasa Inggris karena orang tuanya mengelola penginapan. Nah, diam-diam dia suka sama kakak kelasnya, shone. tapi karena kekurangannya tersebut ia memendam rasa cintanya.
Nam ini hidup bertiga dengan ibu serta adiknya, sedangkan ayahnya kerja di Amerika. Suatu hari, pamannya datang ke rumah mereka dan ngasih surat dari ayahnya, katanya, siapa yang ranking 1 nanti bakal dapet tiket buat pergi ke Amerika. Pastinya Nam seneng banget, dari situ dia mulai belajar sungguh-sungguh supaya bisa ke negeri paman Sam buat menemui ayahnya tercinta.
Dengan bantuan 3 sobat dekatnya, Nam mencoba mengaplikasikan 9 metode untuk menaklukan kakak kelas dari sebuah buku. Peruangan Nam untuk mendapatkan hati Shoe pun dimulai. Banyak hal lucu yang dilakukan Nam dan sahabatnya untuk memperjuangkan cinta Nam pada Shoen. Nam pun berusaha untuk menarik perhatian Shoen dengan mengikutipentas drama disekolah. Dia jadi pemeran utama di pentas drama sekolah sebagai Putri Salju, mulai saat itu lah inner beauty Nam mulai tampak dengan bantuan riasan teman Shoen (Pin) …… >,< Tapi sepertinya Shoen pun menganggapnya biasa-biasa saja.
Ketika pentas drama telah berakhir, Nam menemukan sepotong apel yang telah digigit dan sepucuk surat bertuliskan “Untuk Putri Salju, Saya telah mencicipinya, tidak ada racun”. Nam merasa bahwa yang melakukanya adalah Shoen, walaupun Shoen tak menonton pertunjukkannya.
Kehidupan Nam mulai berubah perlaha-lahan. ia ikut marching band, dan jadi salah satu siswa yang populer disekolahnya. Bahkan ketika hari valentine ia memperoleh banyak hadiah, Shoen pun menyerahkan sepotong tanaman bunga (gila, nyabut tanaman bunga dari mana akar2nya juga dibawa…… :D) tapi ngakunya sih dari temennya untuk Nam.
Masalah kembali timbul ketika ada seorang sahabat Shoen (Top) yang menyukai Nam, bahkan dia menembak Nam dihadapan Shoen. Tapi pastinya Nam tidak bilang ya (demi cintanya pada Shoen). Top pun tak begitu saja menyerah, ia berupaya mendekati nam dengan berbagai cara. Nam yang menyukai Shoen selalu mengikuti ajakan Top karena Shoe pasti akan ikut jg. Akhirnya nam pun mulai denkat dengan geng Shoen dan Top.
Ternyata kepopulerannya membuat hubungan dengan ketiga sahabatnya merenggang, bahkan ulang tahun sahabatnya pun ia lewati karena pergi dengan Shoen dan temen2.
Nam yang akhirnya menyadari bahwa terlalu dekat dengan Top meminta Top untuk menjauhinya, karena ia telh mencintai seseorang. Top yang putus cinta meminta Shoen agar tidak mencintai Nam demi persahabatan mereka.
Nam yang telah sadar bahwa teman2nya muai menjuhinya segera meminta maaf dan Nam pun baikan sama 3 sobatnya dan dia berhasil jadi ranking 1, yang berarti dia bisa pergi ke Amerika, Shone pun lulus sekolah. Di saat hari kelulusan itu, Nam mengaplikasikan metode ke 10 untuk mendapatkan Shoen, yaitu menyampaikan isi hatinya dengan memberi mawar putih buat Shone dan dia pun bilang tentang semuanya, tentang cinta yang selama ini telah dipendamnya, tapi dia meliat tulisan “Shone love Pin” di saku seragam Shone yang penuh corat-coret spidol kelulusan itu. Dia terkejut, salah tingkah dan patah hati pastinya.
Tapi apakah Shoen tidak memliki rasa terhadap Nam???
Di lain pihak, ternyata Shoen menyimpan foto2 Nam yang diambil tanpa sepengetahuan Nam.
Ternyata dibalik sikap cuek dan tidak pedulinya Shoen juga memendam rasa cinta terhadap nam, terbukti dari album fotonya yang berisikan foto2 Nam beserta curahan hati Shoen yang mencintai Nam.
Setelah penolakan Shoen terhadap Nam, malam harinya ia akan berangkat ke Bangkok untuk mengikuti pelatihan sepak bola. tapi terlebih dahulu ia meletakkan buku cintanya di depan rumah Nam. Nam yang menangis tak menyadari kedatangan Shoen dan perpisahan mereka pun dimulai….T.T
Sejak saat itu mereka ga pernah ketemu. Sembilan tahun kemudian, Nam udah jadi seorang fashion designer muda yang terkenal dan go international, sedangkan Shone jadi seorang fotografer yang sebelumnya dia adalah seorang pemain sepakbola Thailand. Mereka pun bertemu di sebuah talk-show yang menghadirkan Nam sebagai bintang tamunya. Setelah itu gimana, na? Yaa.. tonton sendiri aja deh ya, biar tau filmnya gimana. Hahaha😀
Ada satu hal penting yang bisa diambil dari film ini, bahwa cinta memang seharusnya merupakan sebuah kekuatan yang membangun, bukan malah melemahkan bahkan meniadakan dan karena cinta, kita akan berusaha untuk melakukan yang terbaik dalam hal apapun😀
Cinta sama makhluk-Nya aja udah ngasih impact yang besar seperti itu, apalagi cinta sama Sang Pencipta? Tentu impact nya bakal luar biasa berkali-kali lipat, guys!😀
Akting para pemainnya juga natural, lucu, dan ga bikin bosen. cerita romantis yang dibalut komedi membuat kita pengen nonton berkali2…
Hmmmmmm, bagi yang belum nonton, cobain nonton ya, ga rugi kok😀 dan semoga bisa jadi pembangkit semangat buat film-maker Indonesia supaya ga mau kalah buat bikin film remaja yang dikemas secara apik, menarik, nilai moralnya tinggi, dan ada sisi edukasinya juga kemudian bisa nembus pasar internasional, aamiin😀 gak kayak film Indo sekarang yang terlalu menampilkan sisi erotis dan eksotis.
Di COPAS dari blog sebelah, tap dengan editan super…… trimakasih ya Mb….
http://tinanurfaidah.blogspot.com/2011/06/first-love-little-thing-called-love.html

1 Komentar (+add yours?)

  1. alya n.
    Jun 05, 2014 @ 11:42:30

    ^_^ so sweet ^_^

    by.aLm@

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 36,892 hits
%d blogger menyukai ini: